SO NICE ADAKAN PROMOSI DI MIN 1 BOYOLALI

SO NICE ADAKAN PROMOSI DI MIN 1 BOYOLALI


Pada pekan pertama hari Senin di bulan Februari, MIN 1 Boyolali melaksanakan kegiatan sosialisasi dan promosi produk yang bekerja sama dengan pihak So Nice. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari So Nice dan diikuti oleh seluruh murid kelas 1 sampai dengan kelas 6 MIN 1 Boyolali. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman MIN 1 Boyolali.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai produk So Nice, termasuk promosi produk terbaru, kepada para murid. Penyampaian materi dilakukan secara informatif dan komunikatif dengan menyesuaikan usia peserta didik, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh siswa kelas rendah maupun kelas tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, murid-murid mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias, didampingi oleh guru masing-masing kelas. Pihak So Nice menyampaikan penjelasan singkat mengenai produk yang diperkenalkan serta varian rasa yang tersedia.
Sebagai bentuk promosi dan apresiasi kepada para murid, pihak So Nice membagikan produk secara gratis kepada seluruh murid kelas 1 sampai dengan kelas 6. Setiap peserta didik menerima dua buah sosis, yang terdiri atas satu sosis rasa pedas dan satu sosis rasa original. Proses pembagian produk dilaksanakan secara tertib dan terkoordinasi.
Kegiatan sosialisasi dan promosi produk So Nice di halaman MIN 1 Boyolali ini berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid memperoleh pengetahuan tambahan serta pengalaman yang bermanfaat, sekaligus mendukung terciptanya suasana kegiatan yang positif di lingkungan madrasah.

MIN 1 BOYOLALI MELAKSANAKAN PELATIHAN PRAMUKA SIAGA

MIN 1 Boyolali melaksanakan kegiatan “Pramuka Tingkat Siaga” bagi kelas 2 sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan didampingi oleh pembina Pramuka, yaitu Kak Farida dan Kak Wid. Pada kegiatan tersebut, peserta didik kelas 2 mendapatkan materi baris-berbaris yang meliputi sikap sempurna, sikap istirahat, serta gerakan dasar dalam barisan. Melalui latihan baris-berbaris ini, peserta didik dilatih untuk bersikap disiplin, patuh terhadap instruksi, serta mampu bekerja sama dan kompak dalam kelompok. Selain materi baris-berbaris, peserta didik juga diberikan materi Dasa Dharma Pramuka. Kak Farida dan Kak Wid menyampaikan penjelasan mengenai makna dan nilai-nilai Dasa Darma dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh peserta didik. Peserta didik diajak untuk mengenal, menghafal, serta memahami Dasa Darma Pramuka sebagai pedoman dalam bersikap, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik mengikuti kegiatan Pramuka dengan penuh semangat dan antusias. Suasana kegiatan berjalan dengan tertib, menyenangkan, dan interaktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik kelas 2 MIN 1 Boyolali dapat menerapkan nilai-nilai Pramuka dalam kehidupan sehari-hari serta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

MIN 1 Boyolali Laksanakan Upacara Bendera dan Apresiasi Prestasi Siswa


MIN 1 Boyolali pada hari ini melaksanakan Upacara Bendera Hari Senin yang diikuti oleh peserta didik kelas 4, 5, dan 6. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat di halaman madrasah. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ibu Sulismiyati, yang dalam amanatnya menyampaikan pesan tentang pentingnya kedisiplinan, semangat belajar, serta menanamkan karakter positif kepada seluruh peserta didik.


Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian apresiasi prestasi kepada siswa-siswi berprestasi MIN 1 Boyolali yang telah mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kejuaraan. 

Apresiasi disampaikan oleh Ibu Anik Munasiroh sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi seluruh peserta didik.
Adapun siswa yang menerima apresiasi prestasi adalah:
1. Yasmin Fredella Ulani (Kelas 1 B) sebagai Juara 1 Kejuaraan KONI Pusat Indonesia Super Fight Taekwondo Championship.
2. Pandu Arya Sutha (Kelas 4 B) sebagai Juara 2 Kejuaraan Piala KONI Pusat Indonesia Super Fight 3 Taekwondo Championship.
3. Farensa Karaissa Naraya Dewi (Kelas 4 E) sebagai Juara 1 Pra Pemula Kumite -30 kg Putri pada ajang Magelang International Karate Championship Piala Wali Kota Magelang 2025.
4. Muhammad Ahza Danish M (Kelas 5 C) yang meraih prestasi juara dalam cabang olahraga renang ajang Owabong Junior Swim Fest 2025 di Purbalingga


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat berprestasi, rasa percaya diri, serta motivasi bagi seluruh peserta didik MIN 1 Boyolali untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

MIN 1 Boyolali Meriahkan Hari Pahlawan dengan Festival Budaya Bertema “Bersatu dalam Berjuang, Berjaya dalam Kebinekaan”

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, MIN 1 Boyolali menggelar Festival Budaya yang mengusung tema “Bersatu dalam Berjuang, Berjaya dalam Kebinekaan” pada Sabtu, 9 November 2024. Acara ini berlangsung meriah di halaman MIN 1 Boyolali dengan antusiasme yang luar biasa dari para siswa, guru, dan lebih dari 1000 penonton yang terdiri dari wali murid serta masyarakat sekitar yang ingin menyaksikan keragaman budaya Indonesia.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala MIN 1 Boyolali, Bapak Mahmudi, yang menyampaikan pentingnya mengenang jasa para pahlawan dan meneladani semangat perjuangan serta persatuan mereka dalam menjaga kebhinekaan. Beliau juga mengapresiasi semangat para siswa yang menampilkan berbagai kesenian dari seluruh nusantara.

Festival ini diikuti oleh seluruh kelas, dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan 30 penampilan yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk tari-tarian, musik tradisional, dan drama yang merefleksikan keberagaman suku dan budaya Indonesia. Setiap kelas memberikan penampilan terbaik, mencerminkan kebinekaan yang ada di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Di akhir acara, pihak madrasah memberikan apresiasi khusus dengan memilih 6 penampilan terbaik dari masing-masing jenjang kelas sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan kreativitas siswa dalam menampilkan budaya Indonesia.

Acara yang berlangsung dengan lancar ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga sebagai pembelajaran bagi para siswa untuk mencintai dan melestarikan budaya serta memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi dalam kebinekaan. (Zalf)

Kegiatan Jumat Berkah MIN 1 Boyolali: Siswa Kelas 6A Berbagi di Panti Asuhan Darul Hadhonah

Pada Jumat, 8 November 2024, siswa kelas 6A MIN 1 Boyolali mengadakan kegiatan Jumat Berkah di Panti Asuhan Darul Hadhonah 2 Muslimat NU Boyolali. Dalam kegiatan ini, para siswa dengan penuh semangat dan kebahagiaan membawa bantuan berupa sembako sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur. Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap Jumat terakhir di setiap bulan, dengan tema utama berbagi yang diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan.

Didampingi oleh Bu Dwi Ningsih sebagai wali kelas 6A, wali murid dan siswa-siswi kelas 6A MIN 1 Boyolali berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak panti, berbagi kebahagiaan, serta menyampaikan doa dan harapan. Kepala madrasah berharap kegiatan ini dapat memberikan keberkahan bagi para siswa, menjadikan mereka anak yang shalih dan shalihah, dan kelak bisa memperoleh kebaikan dunia maupun akhirat.

Semoga melalui kegiatan ini, siswa-siswi MIN 1 Boyolali dapat terinspirasi untuk terus menanamkan nilai-nilai kebaikan dan berbagi kepada sesama, serta menjadi generasi yang peduli dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. (Zalf)

Pelaksanaan ANBK 2024 di MIN 1 Boyolali Berjalan Lancar

MIN 1 Boyolali sukses menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024 selama dua hari, yaitu pada Senin dan Selasa, 28-29 Oktober 2024, bertempat di laboratorium komputer MIN 1 Boyolali. Acara ini diikuti oleh 30 siswa kelas 5 yang dibagi dalam dua sesi, dengan setiap sesi diikuti oleh 15 siswa. Sesi pertama berlangsung pukul 07.30 – 09.40 WIB, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada pukul 10.40 – 12.50 WIB.

Pelaksanaan ANBK berjalan dengan lancar berkat dukungan para tim teknis yang terdiri dari Proktor Bapak Syamsudin, Teknisi Bapak Maulana Akhsan, Pembantu Umum Bapak Arif Moenandar, dan Pengawas Ibu Dzikroh Nur dari MI Islamiyah Karangkepoh, Boyolali.

Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari pihak Kementerian Agama Kabupaten Boyolali. Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Bapak Muhammad Rosyid, hadir meninjau pelaksanaan ANBK dengan didampingi oleh Kepala MIN 1 Boyolali. Kehadiran beliau memberikan semangat kepada para peserta dan tim penyelenggara, serta menunjukkan dukungan penuh dari Kementerian Agama terhadap peningkatan kualitas pendidikan di MIN 1 Boyolali.

Dengan kelancaran pelaksanaan ANBK ini, diharapkan siswa dapat meraih hasil yang optimal dan mampu menunjukkan kemampuan akademik yang baik, sehingga ANBK dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai mutu pendidikan di MIN 1 Boyolali. (Zalf)

Gladi Bersih ANBK 2024 di MIN 1 Boyolali Berlangsung Sukses

Pada Senin dan Selasa, 14-15 Oktober 2024, MIN 1 Boyolali sukses menyelenggarakan Gladi Bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024 yang berlangsung di aula MIN 1 Boyolali. Kegiatan gladi bersih ini diikuti oleh 30 siswa kelas 5, yang dibagi ke dalam dua sesi per hari untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan meminimalisir hambatan teknis saat ujian ANBK resmi.

Tujuan utama gladi bersih ini adalah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk familiar dengan sistem ujian berbasis komputer, termasuk alur dan tampilan soal-soal yang akan dihadapi dalam ANBK. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan kesiapan teknis perangkat yang digunakan dalam ujian.

Dalam pelaksanaannya, Syamsudin bertindak sebagai proktor yang memantau jalannya setiap sesi, sedangkan Maulana Akhsan sebagai teknisi bertugas memastikan seluruh perangkat komputer dan koneksi internet berfungsi dengan baik. Mereka berdua secara intensif memastikan tidak ada kendala teknis seperti gangguan jaringan, perangkat yang tidak berfungsi, atau masalah lainnya yang dapat menghambat kelancaran pelaksanaan.

Gladi bersih ini juga menjadi ajang latihan mental bagi siswa, sehingga mereka dapat lebih percaya diri saat menghadapi ujian ANBK yang sebenarnya. Siswa diberikan kesempatan untuk menyelesaikan soal-soal berbasis komputer dengan waktu yang telah ditentukan, sehingga mereka bisa mengukur kemampuan dan mengatur strategi pengerjaan soal dengan lebih baik.

Dalam evaluasi yang dilakukan setelah gladi bersih, hasil menunjukkan bahwa siswa MIN 1 Boyolali secara keseluruhan mampu mengikuti proses dengan baik dan lancar, tanpa ada hambatan yang berarti. Kesiapan teknis yang matang juga menjadi faktor penting dalam kelancaran gladi bersih ini, dengan sistem perangkat dan jaringan yang dipastikan stabil selama dua hari pelaksanaan.

Gladi bersih ANBK ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah, karena selain memberikan gambaran nyata pelaksanaan ANBK, kegiatan ini juga membantu siswa mempersiapkan diri secara maksimal. Dengan adanya gladi bersih, diharapkan pelaksanaan ANBK 2024 yang sesungguhnya akan berjalan lebih mulus dan para siswa dapat mencapai hasil yang optimal. (Zalf)

Pelatihan Dokter Kecil oleh Puskesmas Boyolali di MIN 1 Boyolali

Pada Rabu dan Kamis, 9-10 Oktober 2024, Puskesmas Boyolali mengadakan Pelatihan Dokter Kecil di aula MIN 1 Boyolali. Pelatihan ini diikuti oleh 80 siswa kelas 4 dan 5 yang terpilih untuk dilatih sebagai Dokter Kecil, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Materi Hari Pertama (9 Oktober 2024):

1. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Siswa diajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kebiasaan mencuci tangan, menjaga lingkungan, serta pola hidup yang sehat.

2. Bahaya Rokok dan NAPZA: Materi ini menekankan dampak buruk rokok dan narkotika pada kesehatan, serta cara mencegah penyalahgunaan NAPZA.

3. Tugas dan Fungsi Dokter Kecil: Siswa dibekali pengetahuan tentang peran dokter kecil di sekolah, seperti memantau kesehatan teman-teman, memberikan pertolongan pertama, dan membantu menyebarkan informasi kesehatan.

4. Imunisasi: Materi ini membahas pentingnya imunisasi dalam mencegah penyakit menular dan menjaga kesehatan tubuh.

5. Kesehatan Gigi dan Mulut: Peserta diajarkan tentang cara merawat gigi dan mulut agar terhindar dari penyakit seperti gigi berlubang dan radang gusi.

Materi Hari Kedua (10 Oktober 2024):

1. Penanggulangan Sakit Darurat: Siswa dilatih cara memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan atau situasi darurat.

2. Praktik Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K): Sesi ini mengajarkan praktik langsung bagaimana menangani cedera ringan seperti luka, patah tulang, atau tersedak.

3. Gizi Seimbang: Pentingnya pola makan yang seimbang dan mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh dibahas secara detail.

4. Pertumbuhan Anak Sekolah: Materi ini menjelaskan aspek-aspek penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sekolah.

5. Penyakit Menular Langsung dan Tidak Langsung: Siswa diberi pemahaman tentang berbagai penyakit menular, cara penyebarannya, dan langkah-langkah pencegahannya.

6. Kesehatan Indra Penglihatan dan Pendengaran: Pembahasan mengenai bagaimana menjaga kesehatan mata dan telinga agar berfungsi dengan baik.

Pelatihan ini diharapkan dapat membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan kesehatan dasar, serta menanamkan rasa tanggung jawab untuk menjaga kesehatan diri dan teman-teman di sekolah. (Zalf)

MIN 1 Boyolali Gelar Seminar Parenting Anti-Bullying dengan Komitmen Bersama Orangtua Murid

Pada Ahad, 7 Oktober 2024, MIN 1 Boyolali sukses menggelar Seminar Parenting Anti-Bullying di aula madrasah yang dihadiri oleh para orangtua dan murid kelas 3A. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada orangtua dan anak mengenai pentingnya peran mereka dalam mencegah dan menangani perilaku bullying baik di lingkungan sekolah maupun rumah.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ibu Sumiyati, S.Pd.I, selaku wali kelas 3A, yang menekankan bahwa perilaku bullying sering kali timbul dari kurangnya edukasi tentang sikap empati dan saling menghargai. “Orangtua berperan besar dalam membentuk karakter anak, dan seminar ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dari rumah untuk mencegah bullying,” ujar beliau.

Seminar ini menghadirkan Ibu Parahita Wati, S.Psi., M.Psi, seorang psikolog yang memberikan pemaparan tentang dampak negatif bullying terhadap perkembangan anak, baik sebagai korban maupun pelaku. Ibu Parahita menjelaskan tanda-tanda yang dapat dikenali oleh orangtua ketika anak mengalami atau terlibat dalam bullying. Selain itu, beliau juga membagikan strategi efektif untuk membangun komunikasi yang sehat antara orangtua dan anak guna mencegah bullying.

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh orangtua murid. Para orangtua secara simbolis menandatangani spanduk yang telah disiapkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah dan keluarga. Penandatanganan ini menjadi langkah nyata yang menunjukkan keseriusan orangtua dalam menjaga anak-anak dari perilaku bullying serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan mereka.

Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orangtua tentang peran mereka dalam menciptakan generasi yang bebas dari bullying, dengan pendidikan yang berakar pada nilai-nilai empati, saling menghargai, dan keterbukaan. (Zalf)

Workshop Asesmen Kurikulum Merdeka di MIN 1 Boyolali

Pada Sabtu, 5 Oktober 2024, MIN 1 Boyolali menyelenggarakan Workshop Asesmen Kurikulum Merdeka yang bertempat di aula madrasah. Workshop ini dimulai pukul 08.00 WIB, dihadiri oleh seluruh guru MIN 1 Boyolali dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman tentang asesmen dalam Kurikulum Merdeka yang mulai diterapkan di lingkungan sekolah.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Mahmudi, Kepala MIN 1 Boyolali, yang menekankan pentingnya penerapan asesmen yang tepat untuk mendukung proses pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Beliau menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan kemampuan siswa secara holistik, sehingga guru perlu memahami teknik asesmen yang lebih fleksibel dan kontekstual.

Sebagai narasumber utama, Ibu Theresia Nuraini Istiprijanti, S.Pd, M.Pd, seorang ahli dalam bidang pendidikan, memberikan pemaparan mendalam mengenai asesmen yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Ibu Theresia menyoroti bahwa asesmen bukan sekadar menilai hasil akhir siswa, tetapi juga menilai proses belajar mereka secara berkelanjutan. Beliau memberikan panduan tentang berbagai metode asesmen yang sesuai untuk mendukung potensi siswa secara lebih efektif.

Para guru yang hadir terlihat antusias dalam mengikuti materi dan berdiskusi aktif selama workshop. Selain mendapatkan penjelasan teoritis, mereka juga berkesempatan mempraktikkan cara-cara mengintegrasikan asesmen dalam kegiatan belajar-mengajar di kelas, sehingga dapat menerapkan konsep Kurikulum Merdeka dengan lebih optimal.

Workshop ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi para guru dalam melaksanakan asesmen yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di MIN 1 Boyolali. (Zalf)

×

Selamat Datang!

Silahkan Klik Pada Kolom berikut atau Kirim Email Ke boyolalimin1@gmail.com

× Chat