Boyolali (Humas MIN 1 Boyolali) –- Guna melatih para guru mengisi Aplikasi Raport Digital (ARD), KKM Kecamatan Boyolali Menggelar KKG yang berisi Sosialisasi cara praktis isi ARD di MIN 1 Boyolali, pada Rabu (20/11/2019).
lebih dari 120 guru sangat antusias mengikuti KKG yang biasanya dilaksanakan pada minggu pertama dan sedianya digelar sabtu (9/11/2019) di MI Islamiyah Kecamatan Boyolali, namun dengan berbagai pertimbangan teknis akhirnya dipindahkan ke MIN 1 Boyolali.
“Tujuan kegiatan ini untuk melatih guru secara mandiri menginput Nilai ARD, karena wajib bagi seluruh madrasah untuk menerapkanya” ungkap Kepala MIN 1 Boyolali, Dwi Rahayu.
Menurutnya, ARD berdasarkan pengalaman semester sebelumnya, membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pengerjaanya, jadi dibutuhkan kerjasama antara Proktor, walikelas dan dewan guru..
“Kerjasama antara Proktor, guru dan walikelas sangat dibutuhkan, karen di MIN kemarin, ARD diselesaikan dalam waktu lebih dari 6 hari karena ada beberapa kendala teknis,” tandasnya.
Di lain kesempatan, Ahmad Khoirulloh yang merupakan pengisi kegiatan sosialisasi menambahkan bahwa selain untuk mempermudah kerja guru dan proktor, telah disiapkan excel bantu ARD yang fungsinya mempersingkat pengerjaan ARD, dan dapat dikerjakan kapan saja, tanpa harus menunggu server ARD Offline diaktifkan terlebih dahulu.
“ ARD ini bersifat offline artinya ARD bisa dikerjakan kapan saja, asalkan server di Madrasah harus aktif. Dan untuk mempermudah pengerjaan, kami telah siapkan Excel bantu modifikasi sendiri yang nantinya disandingkan dengan template yang diunduh dari ARD, Jadi bapak ibu sekalian bisa mulai mencicil nilai dari sekarang tanpa harus menunggu Server aktif terlebih dahulu”,tandasnya

Ditemui secara terpisah, Sulismiyati, salah satu peserta KKG mengatakan bahwa Excel bantu ini menjadi jawaban atas kendala yang terjadi pada proses input nilai di semester sebelumnya, dan berharap untuk semester ini tidak ada lagi lembur sampai larut malam dalam pengerjaanya.
“ alhamdulillah, excel bantu ini sebagai jawaban yang mengganjal di hati kami terhadap ARD selama ini, terutama pada deskripsi yang di semester kemarin sangant berantakan, dan ini adalah solusi jitu menurut kami”, katanya.
Menutup Sosialisasi, Pemateri berharap Agar bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk menginput data di excel-bantu, sehingga pengerjaan ARD bisa lebih cepat dari sebelumnya
Boyolali–- Peringatan hari guru nasional di MIN 1 Boyolali diperingati dengan upacara bendrera pada Senin (25/11/2019) yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 4, 5, 6 serta guru dan karyawan MIN 1 Boyolali.
Dalam amanatnya, Dwi Rahayu selaku Kepala MIN 1 Boyolali menyampaikan bahwa Tugas guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik, membentuk karakter, jadi terdapat siswa yang belum disiplin, belum terbentuk karakter baiknya, maka tugas guru adalah memberikan pembinaan dan diperbolehkan memberikan Punishment namun tetap dalam kerangkan pendidikan.
“ Tugas Utama guru adalah mengajar dan mendidik, Kita sebagai guru jikalau hanya transfer Knowladge saja, maka kita akan tertinggal jauh oleh Google. Tetapi jika kita juga Melakukan Transfer Of Value, menyampaikan nilai-nilai kebaikan, membentuk karakter yang baik, seorang guru akan tetap eksis tak lekang oleh zaman. Murid-muridku yang kami cintai, maka jika ada pak guru memberikan hukuman yang sifatnya mendidikkepada kalian, bukan berarti bapak/ibu guru tidak sayang kepada kalian. Justru pak guru sangat sayang kepada kalian. Bapak ibu guru ingin melihat kesuksesan kalian, Sukses dunia dan sukses Akhirat. Aamiin.” Tegasnya.
Selain diisi dengan Upacara, peringatan hari guru di MIN 1 kali ini tersasa spesial berbeda dari biasanya, karena juga ada penyerahan Penghargaan Kepada Guru dan siswa yang berprestasi, Penghargaan guru diberikan kepada Rikha Rahmadhania, salah satu CPNS angkatan 2018 atas dedikasinya selama ini, walaupun dalam keterbatasan fisik yang dimilikinya, tetapi tidak membatasi kinerjanya dan tetap penuh tanggungjawab dalam mengemban Amanah, sedangkan penghargaan kepada siswa diberikan kepada Khansa Janita peraih medali Emas cabang 50 m gaya Kupu-Kupu, dan medali perak cabang 4×50 m gaya bebas pada KRAPDA Semarang, dan medali emas cabang 4×50 m gaya bebas pada KRAPDA Cilacap 2019. Di even perlombaan lain ada Ririe Kurniawan yang mengikuti Lomba Pidato bahasa Arab, Nakhwan Ilman Nafia (Juara 3 mapel Matematika), Rafa Aisya Putri (juara 2 mapel IPA) pada Gebyar maulid se Eks Karisidenan Surakarta.
Diharapkan, Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Penerima dan menjadi energi positif yang dapat menular ke seluruh keluarga besar MIN 1 Boyolali, Imbuh Dwi Rahayu.
A. Daftar Guru MIN 1 Boyolali.
B. Daftar Tenaga kependidikan MIN 1 Boyolali.
Selamt datang di WordPress. Ini adalah pos pertama Anda. Sunting atau hapus, kemudian mulai menulis!

